B : what do you means by choose to be muslim? I am already a muslim..
A : how can you define yourself as a muslim?
B : why you ask me like that, you already know that both of my parent are muslim, my identitiy card also state that I am a muslim
A :so, by that you define yourself as a muslim…
B : yeah, by what? If not by that?
A : do we a muslim if we are not done our role as a muslim?
B : ??? what do you mean, I think I am a muslim..
A : do teachers is really a teacher if he/she does not teach her student, do the doctor be called the doctor, if he does not treat the patient, do the soldier is a soldier is he does not protect the country….i means why actually we class this types of person as a soldier, doctor, teachers and so on… if not by their role them taking in our society..
B : yeah, I understand that..then…??
A : so secondly i would like to ask you again..do we really a muslim if we does taking role as muslim?
B : maybe we are muslim, but not the true one
A : Yeah you a right, true muslim is one that fear Allah although he cannot see Him, do whatever just because to get Allah love, he do what Allah tell him to do and did not do what Allah does not like us to do..
B : so that muslim that not done all those thing like prayer, fasting, done zakah ad so on is not a true muslim, but why earlier you said to me let us to be muslim?
A : let us to choose to be muslim means that let us choose to be the true muslim that taking the role as a muslim, that done what Allah tells us to do…do not just take islam for granted, we must let islam be our ways of life, appreciate islam…
B : so know I can understand maybe lot of us now a muslim, but not all the muslim choose to be a muslim
A : Alhamdulillah…..
B : now, I want to choose to be a muslim..
A : me too..
A and B : let us choose to be a muslim, that true muslim, that always obey Allah although we cannot see Him…
Firman Allah
“wahai orang-orang yang beriman! masuklah ke dalam islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti jejak langkah syaitan. Sungguh ia musuh yang nyata bagi kamu”
Al-baqarah: 208
Written by An-nur Furqan, finish by 13/3/2010 in the ways to kuala Selangor..Thanks Allah..
Mengambil contoh definisi cinta memalui pembacaan ketika cinta bertasbih, cinta adalah
cinta adalah kekuatan
yang mampu mengubah duri jadi mawar
mengubah cuka jadi anggur
mengubah malang menjadi untung
mengubah sedih jadi riang
mengubah setan menjadi nabi
mengubah iblis jadi malaikat
mengubah sakit jadi sihat
mengubah bakhil menjadi dermawan
mengubah kandang menjadi taman
mengubah penjara menjadi istana
mengubah amarah menjadi ramah
mengubah musibah jadi hibbah
sekalipun cinta telah ku uraikan
dan ku jelaskan panjang lebar
namun dengan cinta ku datang
aku jadi malu pada keterangan ku sendiri
meskipun lidah ku telah mampu menghuraikan
namun tanpa lidah cinta ternyata lebih kental
sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya
kata-kata pecah berkeping-keping
begitu sampai kepada cinta
dalam menghuraikan cinta akal terbaring tidak terdaya
bagaikan keldai terbaring dalam lumpur
cinta sendirilah yang menerangkan cinta
dan percintaannya
suka dengan kata-kata yang diungkapkan oleh pahrol juoi dalam bukunya satu rasa dua hati dalam tajuk cinta sejati..bahwa
“yang lebih cinta antara kita adalah yang lebih cinta kepada Allah...”
cinta disini tidaklah termaktub hanya pada cinta manusia..lelaki-wanita..tetapi juga antara ibu dan ayah..
juga antara sahabat-sahabat..serta hubungan yang lain
kerana telah dikatakan dalam satu hadis bahawa
“tidak sempurna iman kamu selagi mana kamu tidak mencintai saudara kamu seb agaimana kamu mencintai diri kamu sendiri”
Jadi jelaslah, orang yang paling beriman antara kita, adalah orang yang paling tinggi nilai kasih dan sayangnya...dan paling cinta kepada Allah...
Dan apa arti cinta kepada Allah?
Melaksanakan yang wajib?
Menginggalkan yang haram?
Itu baru tanggungjawab.....
Selain itu kita mestilah
melakukan yang sunat,
Dan meninggalkan yang makruh....
Tips bagaimana mendapatkan hati yang cinta kepada Allah
·Membaca al-quran dan memahaminya dengan baik
·Membanyakkan melakukan solat sunat
·Berzikir
·Mengutamakan kehendak Allah apabila berlawanan dengan kahendak diri
·Faham dalam hati sifat-sifat Allah
·Memperhatikan kurnia yang Allah beri
·Menundukkan hati kepada Allah
·Menyendiri di waktu malam dan membaca al-Quran ketika orang lain tidur
·Bergaul dan mengambil hikmah dari orang-orang yang saleh.
·Menjauhkan diri dari sebab yang menjauhkan kita dari Allah.
Jadi tips untuk cinta dan sayang kan manusia ialah—cinta pada Allah...semoga kita digolongkan dalam golongan yang sentiasa mendapat cinta Allah dan redha makhuk..amennnnnnnn....
“Dan ingatlah, ketika kami berfirman kepada malaikat, “sujudlah kamu semua kepada Adam, “lalu mereka sujud kecuali iblis. Ia berkata, “apakah aku harus sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”
“Ia, iblis berkata, “terangkanlah kepadaku, inikah yang lebih Engkau muliakan daripada aku? Sekiranya Engkau beri tangguh kepadaku sampai hari kiamat, pasti akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil.”
“Dia Allah berfirman, “pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka jahannamlah balasanmu semua, sebagai pembalasan yang cukup.”
“dan perdayakanlah siapa saja di antara mereka yang engkau iblis sanggup dengan suaramu yang memukau, kerahkanlah pasukanmu terhadap mereka, yang berkuda, dan yang berjalan kaki, dan bersekutulah dengan mereka pada harta dan anak anak lalu beri janjilah kepada mereka.”padahal syaitan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka”
“sungguh terhadap hamba-hamba-Ku, engkau iblis tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga.”
Aku melakukan salah lagi..merasa hina lagi..jalan pulang itu ada, namun ..betapa beratnya hati untuk mulakan langkah baru..
Terasa sangat hina disisimu ya Allah..
Kerana ilmu itu ternyata tidak cukup untuk membimbing aku untuk tidak menduhakai-Mu,
Kerana aku tidak sertai letakkan iman dalam hatiku untuk membimbing ilmu itu ke jalan yang sepatutnya.
Hanya kerana itu…
Wahai iman…gigihlah…
Sekarang kita perlu bangkit,
Kesalahan ini perlu diperbetulkan, bukan hanya kesal dan putus asa
Janji Tuhan itu benar, ingat Allah Maha Pengampun atas segala dosa,
iman:aku malu, telah beberapa kali ucapkan kata taubat, tidak akan abaikan perintah Allah, namun tetap aku abaikan…walaupun aku tahu itu salah
Kepada siapa engkau sembah iman?
Iman: kepada Allah Yang tidak ada Tuhan melainkan Dia
Dan ingatlah kamu bahawa sifat Allah yang patut kamu percaya itu ialah
Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Pengampun..
Jadi Allah akan maafkan iman, jika kita ikhlas inginkan keampunan…
Iman: dan nanti akan aku lakukan salah lagi, dan akan aku ulangi mohon maaf lagi…aku malu dengan Allah
Kenapa Engakau malu?
Iman:adakah aku tidak malu, kerana aku cinta Allah, maka aku malu melakukan perkara yang tidak disukai-Nya
Dan Engkau tidak ingin pulang? Pulang melakukan apa yang penciptamu sukai? Kerana telah kamu katakan bahwa kamu cinta Allah?
Iman: aku ingin pulang…namun aku malu..aku rasa rendah diri, tidak tahan diuji…aku malu..
iman..jangan malu, mari pulang sekarang, mungkin masa kita tidak lama lagi…mungkin sesaat dua lagi..ingin kau pulang sebagai penderhaka?tidak ingin bertemu Allah sebagai pemenang, tidak ingin berkumpul dengan nabi yang kau cinta , dan menjadi umat yang mengikutinya..mengasihinya, berjuang sepertinya…dan berkumpul dengan wajah berseri-seri bersama-sama pejuang agama yang lain? Iman…mari pulang…
iman :aku…ingin berjumpa nabiku, ingin dia melihatku dengan gembira sebagai umatnya . ingin dia tahu aku sentiasa mencintainya walau aku tak pernah melihatnya..hanya kerana mendengar dia sangat mencintai umatnya..lantas aku juga mencintainya…aku ingin melihat betapa kemuliaan wajahnya..
dan Tuhanmu?
Iman: aku ingin bertemu Tuhanku…aku ingin Dia melihatku..ingin Dia berkata kepadaku..masuklah kamu kedalam syurga-ku Tanpa hisab..kembalilah kamu dalam keadaan redha dan diredhai..ingin melihat wajah Tuhanku, yang aku sentiasa cinta, hanya dengan membaca kalamnya tanpa melihatnya…
Maka mari kita kembali iman…
Iman:masih ada harapankah bagi orang sekhilaf aku..untuk menemui cintaku…Allah dan nabiku
Kita memang tak tahu ….tapi kita patut yakini..siapa yang mencari Allah, dia akan temui…kita patut usaha iman
Iman: dan semangatnya…????
Dengan mengingat bahwa..Allah sentiasa meneriman hamba-Nya, sentiasa mencintai hamba-Nya..jangan tertipu dengan syaitan lagi iman
Iman: syaitan?
Ya kerana syaitan telah berjanji akan menyesatkan kita,dia akan seboleh-bolehnya cuba memisahkan kita dengan Tuhan kita
Iman: jadi?
Iman…jadi, jangan pernah tidur..kerana syaitan dan nafsu tidak pernah tidur…
Dari surah Qaf
24-26
“Allah berfirman, lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka jahannam,semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala”
“yang sangat enggan melakukan kebaikan, melampaui batas, bersikap ragu-ragu”
“yang mempersekutukan Allah dengan Tuhan lain, maka lemparkanlah dia ke dalam azab yang keras”
31-35
“sedangkan syurga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tidak jauh dari mereka”
“kepada mereka dikatakan, “inilah nikmat yang dijanjikan kepadamu, iaitu kepada setiap hamba yang senantiasa bertaubat kepada Allah dan memelihara semua peraturannya”
“Yaitu orang yang takut kepada Allah Yang Maha Pengasih, sekalipun tidak kelihatan olehnya dan dia datang dengan hati yang bertaubat”
“masuklah ke dalam syurga dengan aman dan damai.itulah hari yang abadi”
“mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki, dan pada Kami ada tambahannya”.
Ameen….apa kabar iman kita hari ini?..jauh atau dekat dari Allah?..semoga kita dapat bermuhasabah..iman itu perlukan zikir sebagaimana perut perlukan makanan…
Sesungguhnya Allah telah berfirman dalam surah Al-hujurat :11
“wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-ngolokkan kaum yang lain, (kerana) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan )adalah lebih baik dari mereka yang mengolok-olokkan, dan jangan pula perempuan-perempuan mengolok-olokkan perempuan yang lain, kerana boleh jadi perempuan yang diperolok-olokkan itu adalah lebih baik darinya. Janganlah kamu saling mencela antara satu sama lain dan janganlah memangil dengan gelaran yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah panggilan yang buruk kepada orang yang fasik setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”
Sungguh betapa khilafnya aku dalam mengawal diri sendiri untuk mengatasi hal ini..
Aku rasa sangat bersalah sebagai seorang sahabat…
Apabila aku melihat sahabat sendiri sedang berpaling dari jalan yang lurus,apa yang aku lakukan?
Hanya melihat
Mencacinya
Menghindarinya
Mengenepikannya
Agaknya aku lupa suatu perkara
Hadis
“tidak sempurna iman seseorang selagi mana ia belum mencintai orang lain lebih dari dirinya sendiri”
Namun pada masa ini…hatiku Cuma berbicara, tiada tindakan yang dibuat…adakah aku telah berputus asa…
Dan itulah sahabatku kini,
Yang pernah aku kasih kerana Allah,
Dan kini aku biarkan dia dengan dunianya sendiri…
Tak ingin bertanya kabar, tak ingin berkongsi rasa lagi..
Adakah aku rasa kami telah berbeza..siapa dia dan siapa aku..
Masing-masing adalah manusia
Yang bersifat lemah..
Yang sentiasa didorang nafsu dan syaitan,
Yang sentiasa diberi pilihan..sama ada memilih yang hak dan yang batil
Dan mungkin dia telah tersalah dalam memilih haluan
Yang telah mengubah dirinya
Dan mengubah lakunya
Dan mengubah hatinya..
Ingin aku bertanya..
adakah dia bahagia?
Dan ingin aku tanya hatiku..adakah aku bahagia melihatnya…
hatiku kini berkata,
Ingatlah tanggungjawabmu sebagai manusia..bukan sekadar sahabat, malah lebih dari itu kita sesama muslim harus saling mencintai
Mengajak kepada kebaikan
Mencegah dari kemungkaran
Tanggungjawab kita bukan untuk mengkritik, tapi untuk memperbaiki…
Namun adakah aku kuat, adakah aku mampu…kerana rasa itu telah hilang..
Kemesraan itu telah pergi..
Namun itu bukanlah alasan untuk diri menyepi..
Apabila melihat seseorang melakukan kemungkaran,kita patut membenci akan perbuatan bukan pelaku…
Dia yang patut kita cinta kerana Allah, telah tersalah memilih mungkin kerna tidak tahu..
Kita yang tahu? Apa yang kita lakukan..?
Aku sendiri terlalu khilaf, hanya hati yang mampu berbicara saat ini..
Hakikatnya manusia itu bersifat tidak sempurna, kita harus menerima dan membimbing mereka…mungkin bukan kerana kita sayangkan dia, tapi lebih dari itu, iaitu kerana kita sayangkan Allah yang menyuruh kita sentiasa memberi nasihat yang baik kepada sesama muslim….
Ya Tuhanku, berilah petunjuk kepada diriku, ibu dan bapaku, ahli keluargaku, guru-guruku,sahabat-sahabatku, serta orang –orang yang beriman kepada jalanmu yang lurus..
Ya Allah , Engkaulah yang lebih mengetahui akan kelemahan diri kami, peliharalah kami dari berpaling dari jalanmu, jauhkanlah kamu dari syaitan yang sentiasa mengajak kami untuk melakukan keburukan serta mengajak kami untuk membenci satu sama lain..
Ya Rahim, kurniakanlah kepada Sahabatku..rasa kasih kepada-sebagaimana Engkau mengurniakan aku rasa kasih itu,
Ajarkanlah Dia untuk mencintai-Mu sebagaimana telah Engkau ajarkan aku untuk mencitaiMu
Wahai Tuhan, ampunilah khilafku dalam melaksanakan perintah-Mu
Kami memohon akan hati yang tetap berpengang pada tali ajaranmu yang lurus, limpahilah hati kami dengan kasih-sayang yang tak pernah pudar, limpahi lah kami dengan Rahmat-Mu, agar kami merasa puas dengan bergantung hanya kepada-Mu, amin….
“ dan rasiakanlah perkataanmu atau nyatakanlah. Sungguh, Dia mengetahui segala isi hati”
“apakah pantas Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui? Dan Dia Mahahalus, Mahamengetahui”
(al-mulk:13-14)
Jika ditanyakan kepada kita, siapa yang lebih mahir dan tahu tentang sistem di dalam computer misalnya, di dalam cip misalnya…bagaimana ia berfungsi, mengapa ia bermasaalah, dan bagaimana untuk menggunakannnya dengan baik….sudah tentu kita akan menjawab…” yang lebih tahu tentang computer sudah tentu orang yang menciptakan computer tersebut, begitu juga dengan cip dan lain- lain…yang lebih tahu semestinya orang yang meciptakannya…
Jadi sekarang jika ditanya kepada kita, siapa yang lebih tahu tentang kita?, siapa yang lebih mengetahui tentang apa yang baik dan apa yang buruk bagi kita…jawapan nya semestinya…Yang menciptakan kita iaitu Allah….
Oleh itu setiap kali kita merasakan lemah dan letih dengan ujian kita tempuhi…ketahuilah bahawa Allah lebih tahu…tapi mungkin keadaan demikian munkin adalah lebih baik bagi kita….kerana kita tak pernah tahu apa yang terbaik bagi diri kita..tetapi yang pasti Yang Menciptakan kita itu lebih tahu….
Sama ada kita menyatakan dengan lidah atau tidak..Allah tahu apa yang kita alami dan rasakan…
Jangan bersedih hati..kerana Tuhan kita adalah Allah, dan kita percaya bahawa tidak ada Tuhan melainkan Dia..Dialah yang kita percaya sebagai Yang Maha Pengasih dan Penyayang kepada tiap-tiap ciptaan-Nya.
Mungkin pernah kita terfikir, mengapa kita sering ditimpa ujian…sedangkan kita telah cuba berbuat baik dalam amal saleh
Ketahuilah bahawa,
Firman Allah ,
“setiap amal kebaikan yang kamu lakukan adalah untuk diri kamu sendiri, dan Allah tidak memerlukan sesuatu pun daripada hamba-Nya”
Dan ingatlah,
Setiap perbuatan baik yang kita lakukan bukan untuk menerima yang baik juga…sesuatu yang dilakukan dengan mengharapkan balasan adalah bukti bahawa amalan yang dilakukan itu tidak ikhlas….
Dan kita mendapatkan sesuatu menurut apa yang kita kerjakan
“dan setiap orang memperoleh tingkatan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Allah mencukupkan balasan perbuatan mereka, dan mereka tidak dirugikan.”
Al-ahqaf:19
Tetaplahkan pendirian, istiqamah menjadi hamba yang taat dan sabar kerana Allah berfirman,
“sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan Kami adalah Allah, kemudian mereka tetap istiqamah (teguh pendirian dalam tauhid dan tetap beramal saleh), tidak ada khawatir pada mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati”
“mereka itulah penghuni syurga dan mereka kekal di dalamnya;sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan”
Al-Ahqaf:13-14
Dan selalu ingat Allah tidak pernah menurunkan sesuatu ujian kepada yang tidak berhak menerimanya….jika kita diuji oleh sesuatu..itu bermakna..kita mampu menghadapi ujian tersebut…
Ataukah kita merasakan, doa kita tidak dimakbulkan oleh Allah…kita memohon akan kemudahan…maka renugilah ini
Daripada kitab hikam terjemahan H.Salim Bahreisy
“janganlah kelambatan masa pemberian Tuhan kepadamu, padahal engkau bersungguh-sungguh dalam berdoa menyebabkan patah harapan, sebab Allah telah menjamin semua doa dalam apa yang Ia kehendaki untukmu, bukan menurut kehendakmu dan pada waktu yang ditentukan-Nya, bukan pada waktu yang engkau tentukan..”
Firman Allah,
“Tuhanmulah yang menjadikan segala yang dikehendaki-Nya dan memilihnya sendiri, tiada hak bagi mereka untuk memilih”
“mungkin kamu membenci sesuatu padahal itulah yang baik bagimu, dan mungkin kamu suka pada sesuatu padahal bahaya bagimu, dan Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”
Abu Hasan Asy-Syadzily r.a ketika mana mengertikan ayat:
Firman Allah,
“ Sungguh telah diterima doamu berdua (Musa dan Harun as) iaitu tentang kebinasaan firaun dan tenteranya maka hendaknya kamu berdua tetap istiqamah (sabar dalam melanjutkan perjuangan dan terus berdoa), dan jangan mengikuti jejak orang-orang yang tidak mengerti, (kekuasaan dan kebijaksanaan Allah).”
Yunus: 89
Dan terlaksanalah kebinasaan firaun yang bererti diterima doa itu ialah sesudah 40 tahun.
Dan Rasulullah bersabda
:pasti diterima doamu itu selagi tidak gopoh, iaitu berkata: Aku telah berdoa dan tidak diterima”.
Maka, kesimpulan yang ingin saya kongsikan disini ialah, teruskanlah berusaha dan berdoa andai diri kita sedang ditimpa oleh sesuatu ujian,
saatnya akan datang dimana pertolongan Allah akan segera datang
Saatnya akan sampai dimana permintaan kita akan dimakbulkan
Saatnya akan datang dimana kita akan mengerti mengapa terdapat beberapa kehendak kita yang tidak Allah capaikan..
Yakinlah kepada Tuhan kita, Allah,
Yang menciptakan kita,
Dan mengetahui apa yang terbaik bagi ciptaan-Nya..
salam, disini saya kongsi dapatan dari buku yang saya beli pada satu sesi ceramah tentang wahabi : diharap ia bermanfaat
Tajuk 1: Maha Suci Allah daripada bersifat duduk atau bersemayam
hujah golongan benar (ahlus sunnah): menganggap atau mengatakan bahawa Allah duduk atau bersemayam di atas arasy atau di atas kerusi dikira kafir kerana yang demikian itu adalah sifat makhluk,
dalil:
firman Allah dalam surah asyura: 11
" Dia (Allah) tidak menyerupai makhulNya, baik dari satu segi mahupun dari semua segi, dan tidak ada sesuatu pun yang menyerupai-Nya"
wahabi: menyamakan Allah dengan manusia dan juga binatang. mereka berkata:
"Allah duduk di atas kursi"
rujukan kitab mereka: Fathul Majid, karangan Abdul Rahman Bin Hasan bin Mohd bin Abd Wahab, m/s:356,cetakan darul salam, Riyadh
Tajuk 2: Maha Suci Allah daripada anggota dan jisim
hujah golongan benar: Allah Taala tidak sama dengan MakhlukNya, Dia tidak mempunyaio anggota dan jisim sebagaimana yang dimiliki oleh makhuk
dalil:
firman Allah dalam surah asyura: 11
" Dia (Allah) tidak menyerupai makhlukNya, baik dari satu segi mahupun dari semua segi, dan tidak ada sesuatu pun yang menyerupai-Nya"
wahabi: Ibnu Baz (pemimpin wahabi berkata:
"penafian jisim dan anggota bagi Allah adalah sesuatu yang dicela"
kitab: Tanbihat Fi Rod Ala Man Taawal Sifat, ms:19 karangan Ibnu Baz, terbitan:Riasah Ammah lilifta' Riyadh.
190.sesunguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang yang berakal.
191.iaitu orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk dan dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata, “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia”. Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab api neraka.
-betapa cepatnya masa berlalu, dah seminggu rupanya balik dari melawat teluk senangin, satu hari lepas balik abah ada call cakap ada tsunami berlaku kat chile,dan pesan jaga-jaga duk kat pantai, tapi time tuh cakap tak per la...lagipun dah balik kolej...
-cantik tempat tuh...tapi kecantikan tuh kalau tak dijaga dengan baik oleh manusia, takut nanti tak dapat dirasai oleh generasi akan datang....sepatutnya kita sebagai khalifah Allah , dah menjadi tanggungjawab kita juga untuk menjaga alam. alam i ni sekadar pinjaman, namun bukan sekadar itu sahaja, ia juga merupakan amanah Allah kepada wakil-Nya yang bergelar manusia...segala kerosakan yang berlaku pada alam ni seperti pemanasan global, kesan rumah hijau, pencemaran semuanya adalah hasil dari tindak tanduk manusia sendiri yang mengabaikan salah satu tugas dan tanggungjawabnya sebagai manusia yang bergelar khalifah/wakil iaitu "take care the nature"
firman Allah dalam surah sajadah
"dan akan kami rasakan kepada mereka azab di dunia (tsunami, pencemraran) sebelum azab di akhirat (kerana mensia-siakan amanah), supaya mereka kembali ke jalan yang benar."
---refleksi ayat nih, kene la start to take care the nature, this is one of our role as a khalifah of Allah.
betapa cantiknya alam ini, ada bukit, ada langit ada siang dan malam yang berganti-ganti....dan semua nieh adalah diciptakan kepada kita manusia....
beritahu kepada diri sendiri,
bagaimana dapat kamu lupakan pencipta-Mu walaupun sekejap
sedangkan Dia hadir bersama kamu setiap masa
adakah dunia telah menyebabkan kamu lalai...
bahkan Dia menciptakan keindahan pada dunia untuk membolehkan kamu mengingatinya, bukan melupakannya....
mengagungi-Nya......bukan melengahkan-Nya....
dengarkanlah alam berbicara .....lihatlah semesta bertasbih sepanjang waktu tanpa jemu.....hanya saja manusia yang masih lengah...dalam mengingati penciptanya...
ya Rabbi, tidak ada Tuhan melainkan Engkau, Engkau yang Menciptakan dan aku abdi-Mu, ikrar kepada-Mu (yang akan ku laksanakan dengan) segala kemampuanku; dan aku berlindung pada-Mu, dan mengakui segala nikmat-Mu kepadaku;dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku, kerana tidak ada yang boleh mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau...
Firman Allah,
al-an'am:70
tinggalkanlah orang yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan senda gurau,dan mereka telah tertipu dengan kehidupan dunia. Peringatkanlah mereka dengan Al-Quran agar setiap orang tidak terjerumus ke dalam neraka, kerana perbuatannya sendiri. Tidak ada baginya pelindung dan pemberi syafaat selain Allah. Dan jika mereka hendak menebus dengan segala macm tebusan apa pun.niscaya tidak akan diterima. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka disebabkan perbuatan mereka sendiri. Mereka mendapat minuman dari air yang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.